Sabtu, 27 Agustus 2011

Puisi Lina Khoirunnisa

LINA KHOIRUNNISA, atau kerap dipanggil Lina lahir dan menetap hingga dewasa di kota Surabaya. Kini menginjak usia 17 tahun dan masih tercatat sebagai siswi salah satu SMA di Sidoarjo. Ia begitu mencintai sastra, terutama puisi. Ia berharap kelak suatu saat namanya dapat diterima sebagai salah satu sastrawan Indonesia.

SUATU HARI DI MUSIM TAWA 

Suatu hari di musim tawa
Daun-daun berbincang
Topiknya sama, Padang dan kegembiraan
Setelah sekian lama
Kini aku kembali ke sini
Tempat di mana aku membujuk hari, agar tak bertepi
Aku bukan bagian penting dari kota ini
Tapi kota ini bagian penting dariku
Padang, kini aku kembali
Berikan pelukanmu

Suatu hari di musim tawa
Ketika laut mengulum riaknya
Dan mentari memainkan sinarnya
Anak-anak kecil berlari
Menerjang, melebur
Menikmati  hembusan angin yang merajuk
Meski waktu menelan jaman
Kota ini tetap pada kesederhanaannya
Indah, dan menawan

Suatu hari di musim tawa
Ketika bunga-bunga mengembang
Dan awan beriringan
Mata-mata indah tersenyum padaku
Aku terpaku
Siapa aku?
Sungguh aku tak kuasa
Kota ini memang ramah
Aku kagum
Padang, berikan pelukanmu
Kuingin tetap begini
Menghabiskan Musim tawa tahun ini bersamamu


IBU DAN PADANG
 
Ibu dan Padang
Keduanya sama
Hangat, menenangkan
Ketika pelor menembus kulit, dan dosa menghantam kalbu
Aku tergugu, mati nuraniku
Kini aku terlilit bara kecewa
Saat tak ada tempat mengadu
Pilihanku tetap sama
Aku kembali
Kepada keduanya
Hanya keduanya
Aku menangis haru

Ibu dan Padang
Keduanya dingin, menyejukkan
Ketika panas membakar jiwa, dan hati terpaut dalam
Mata-mata runcing mengoyak dada, rasa nanar merasuk jiwa
Aku termakan takut
Inginku tetap sama
Kuingin keduanya
Tempat tak ada hina dan cerca
Di sana aku diasuh dan diberkati semesta

3 komentar:

  1. pecinta-sastra29 Agustus 2011 00.31

    saya suka sekali dg puisi suatu hari di musim tawa..
    tdk perlu rumit namun sudah indah
    sip bgt blog ini!!

    BalasHapus
  2. wah bagus ya puisi.nya..
    lombanya manfaat bgt...lomba nasional bkn?
    jadi pengen ke padang lagi..
    saya suka yang satu ini, yg nulis juga masih kecil..pasti nanti dewasa bisa jadi penulis hebat..
    saya doakan menang!!!!!
    salam buat orang-orang padang yg baik hatii..

    BalasHapus
  3. menarik, baguss

    BalasHapus