Jumat, 30 September 2011

Puisi Aba Idris Shalatan

ABA IDRIS SHALATAN, lahir di Purbalingga 31 Oktober 1994. Mulai menulis dari sejak duduk di bangku SMA kelas II. Pernah menjadi juara harapan I dalam lomba cipta cerpen tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Malang Post, puisi pilihan dalam lomba cipta puisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Forum Sastra Bumi Pertiwi. Penulis juga tergabung dalam banyak kelompok kajian ilmiah maupun sastra, seperti KOPI (Kajian Orang-orang Pinggiran), Kakbah (Kajian Maktabah), dan lain sebagainya. Penulis kini berdomisili di komplek putra PP. Al-Amien Prenduan Desa Pragaan Laok, Kec. Pragaan, Kab. Sumenep Madura.

URANG ASA1

Minang...
Rupamu menjala pohon pisang tak benalu
Sekonyong berlalu tanpa buih
Tanpa inang-inang

Padang ulu hati
Tak mengumbar abdi
Sejauh bertolak semampai
Tanah bumi menggora

Bundo lah menunggu
Di bumi lah satu
Tiba lah hati
Menjangkau pun lah minang2

Minang...
Bumi kami tengadah
Pun hujan
Pun terik penggadai

Gadang...3
Cakar langit
Capai lah tuju
Mimpi lah sampai
Minang...

Al-Amien, 20 September 2011
_________
1orang asal
2masyarakat minangkabau
3rumah adat mingkabau

EMPAT PINTAL TEMALI3

Adalah sebuah terang
Terbilang dalam hampa
Ketegaran luhur mencamping
Berbuah pinak

Serinai, dua rinai, empat rinai
Kita ingat bukti leluhur moyang
Empat pintal temali di urung janji
Menjalin lapis meminang budi

Lah rajo..1.
Lah bagindo...2
Diurung hiruk
Piruk lah saji

Empat pintal temali
Tak jauh tak pelupuk
Tali lah satu
Minang lah satu...

Al-Amien, 20 September 2011
__________
1kaum raja
2kaum tuan bangsawan
3empat tingkatan masyarakat minang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar