Jumat, 30 September 2011

Puisi Hendri Nova

HENDRI NOVA, wartawan Harian Umum Singgalang Padang. Sejumlah prestasi kepenulisan tingkat Provinsi dan Nasional pernah diraihnya.

PADANGKU

aku melihat parit hitam di bawah matamu itu kian dalam
di tiap dengusan nafasmu, beraroma sesak yang nan menghimpit paru
aku tahu kau masih ingin menangis, walau air mata itu telah kerontang

aku ingin mengobati lukamu nan kian membusuk
tapi kau menggeleng dan mendorongku untuk diam
kau berbisik, tanganku tak cukup untuk mengumpulkan ramuan
karena kau dihantam pilu dari delapan penjuru angin

Padangku...
kau memang tak seindah dulu
seindah keinginanku yang merantau ke pelukanmu
sayang keindahan itu terengut ketamakan mereka
mereka menodaimu tanpa malu

tanganku memang tak cukup panjang membantumu
ada tangan lain yang akan menerkamku
itulah sebabnya kau melarangku untuk mendekat
karena cintamu padaku

di lubuk hati ini
aku hanya bisa berdoa agar pemilik kuasa sebenarnya menjagamu
bangkitkan mereka yang bisa menjagamu dengan hati mulia
yang akan mengobati barit luka itu
sampai kulitmu kulihat merona seindah mentari pagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar